Bukan Sekadar Cari Bakat, KLU Got Talent Hadirkan Warna-Warni Nusantara di Alun-Alun Tanjung

Nampak ibu ibu Bhayangkari turut dalam balutan indah pakaian nusantara.

LOMBOK UTARA, Lombokpedia.id – Alun-Alun Kota Tanjung, Lombok Utara, Selasa (22/9/2026), tampil sedikit berbeda. Di tengah panggung pencarian bakat, warna-warni busana adat dari berbagai daerah di Indonesia ikut menyemarakkan suasana.

Puluhan anak muda Lombok Utara tampil membawa bakat masing-masing dalam KLU Got Talent yang diinisiasi Bhayangkari Cabang Lombok Utara. Sebanyak 26 peserta ambil bagian dalam ajang yang menjadi ruang bagi putra-putri Lombok Utara untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka.

Namun, ada satu pemandangan yang membuat gelaran ini terasa lebih dari sekadar panggung perlombaan. Para anggota Bhayangkari tampil mengenakan busana adat Nusantara dari berbagai daerah.

Kain, warna, motif dan bentuk pakaian yang berbeda-beda berpadu dalam satu panggung. Seolah mengingatkan bahwa Indonesia memang dibangun dari begitu banyak warna, tetapi tetap berada dalam satu rumah bernama Nusantara.

Bagi Bhayangkari Cabang Lombok Utara, keberagaman tersebut menjadi bagian dari semangat kegiatan. KLU Got Talent bukan hanya tentang siapa yang paling berbakat, tetapi juga bagaimana generasi muda diberikan ruang untuk tampil, percaya diri dan berani menunjukkan kemampuan mereka di hadapan publik.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Henny Agus Purwanta, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pintu bagi munculnya talenta-talenta baru dari Lombok Utara.

Ia berharap bakat yang muncul dari panggung KLU Got Talent tidak berhenti di arena perlombaan. Lebih jauh, talenta-talenta tersebut diharapkan dapat berkembang dan membawa nama Lombok Utara semakin dikenal masyarakat luas.

Menurutnya, potensi Lombok Utara tidak hanya berada pada sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu wajah daerah. Di balik keindahan alamnya, Lombok Utara juga memiliki generasi muda dengan kemampuan yang layak mendapatkan ruang untuk berkembang.

Semangat serupa disampaikan Kepala Desa Tanjung, Budiawan Ia memberikan apresiasi terhadap inisiatif Bhayangkari Cabang Lombok Utara yang telah menyediakan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat mereka.

Menurutnya kegiatan semacam KLU Got Talent penting sebagai bagian dari proses menemukan sekaligus mengembangkan bibit-bibit unggul daerah.

“Memberi kesempatan pemuda-pemudi Kabupaten Lombok Utara untuk menampilkan, memperlihatkan bakat, kemampuan dan talenta yang ada pada diri putra dan putri Kabupaten Lombok Utara,” katanya.

Pria yang juga sering terlibat dalam kegiatan kepemudaan ini mengatakan generasi muda Lombok Utara memiliki potensi besar untuk bersaing hingga tingkat nasional, bahkan internasional.

Ia kemudian mengingatkan bahwa Lombok Utara pernah melahirkan nama besar di panggung dunia, salah satunya atlet sprinter Lalu Muhammad Zohri.

Baginya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa talenta dari daerah tidak kalah dengan daerah lain ketika mendapatkan kesempatan, pembinaan dan dukungan yang tepat.

Karena itu, ia berharap KLU Got Talent tidak berhenti sebagai ajang perlombaan sesaat. Panggung tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk menemukan anak-anak muda berbakat yang selanjutnya dapat dibina dan dikembangkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dari panggung sederhana di pusat kota, KLU Got Talent membawa pesan yang cukup besar: bakat tidak selalu lahir dari panggung megah. Kadang ia tumbuh dari desa, sekolah, komunitas, bahkan dari ruang-ruang kecil yang selama ini luput dari perhatian.

Dan ketika ruang itu dibuka, anak-anak muda Lombok Utara punya kesempatan untuk menunjukkan bahwa mereka bukan hanya penonton dari cerita tentang masa depan daerahnya.

Mereka bisa menjadi bagian dari cerita itu. (Red2)

Share Now

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!