Masjid Agung Al-Mujahidin Selong Bakal Dipoles Rp50 Miliar, Dikerjakan Bertahap hingga 2028

Masjid Agung Al-Mujahidin Selong.

LOMBOK TIMUR, Lombokpedia.id – Masjid Agung Al-Mujahidin Selong bakal mendapat sentuhan besar. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan anggaran hingga Rp50 miliar untuk merehabilitasi masjid yang menjadi salah satu ikon keagamaan di daerah itu.

Pekerjaan tersebut masuk dalam sub kegiatan tahun jamak atau multiyears. Anggarannya direncanakan digelontorkan secara bertahap selama tiga tahun, hingga 2028 mendatang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur HM Juaini Taofik dalam sambutannya pada sidang paripurna DPRD Lombok Timur, Rabu (9/9).

“Kita anggarkan Rp50 miliar untuk rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahidin,” tegas Juaini.

Menurutnya, rehabilitasi tersebut tidak semata-mata untuk memperbaiki atau mempercantik bangunan masjid. Lebih dari itu, pemerintah ingin meningkatkan fungsi Masjid Agung Al-Mujahidin sebagai masjid berskala kabupaten.

Pembenahan juga akan mencakup sarana dan prasarana pendukung sehingga masjid dapat menjadi ruang publik yang lebih hidup dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Juaini mengatakan, ke depan masjid tidak hanya dipandang sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah salat. Masjid juga diharapkan dapat menjadi ruang bagi berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan sosial, pendidikan hingga aktivitas ekonomi.

Dengan konsep tersebut, keberadaan Masjid Agung Al-Mujahidin diharapkan tidak berhenti pada fungsi keagamaan, tetapi ikut menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat Lombok Timur.

“Rehabilitasi masjid tidak hanya berfokus pada bangunan masjid, tetapi sekaligus dengan penataan Lapangan Tugu menjadi bagian yang terintegrasi dan berfungsi sebagai lanskap Masjid Al-Mujahidin,” terang Juaini.

Penataan kawasan tersebut nantinya diharapkan membuat lingkungan Masjid Agung Al-Mujahidin menjadi lebih tertata dan memiliki ruang yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat.

Dengan anggaran mencapai Rp50 miliar dan pengerjaan yang direncanakan berlangsung hingga 2028, wajah Masjid Agung Al-Mujahidin Selong diproyeksikan bakal mengalami perubahan cukup besar.

Bukan sekadar bangunan yang diperbaiki, pemerintah ingin menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang keagamaan sekaligus ruang publik yang lebih representatif bagi masyarakat Lombok Timur. (Red2)

Share Now

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!