Chili House Buka Posko untuk Korban Kebakaran Desa Sade, Salurkan Tiang Kayu Rumah, Sembako hingga Trauma Healing

Nampak founder Chili House, Noor Ain Hussin membersamai anak anak desa Sade belajar dan bermain.

LOMBOK TENGAH, Lombokpedia.id – Kepedulian terhadap warga Desa Sade yang terdampak kebakaran mendapat perhatian dari berbagai pihak. Chili House turut bergerak dengan membuka posko bantuan bagi warga dan anak-anak yang menjadi korban musibah tersebut.

Melalui posko tersebut, Chili House menyiapkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari pakaian, sembako, alat tulis dan perlengkapan sekolah (ATK), hingga kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak kebakaran.

“Kami melihat bahwa yang dibutuhkan warga bukan hanya bantuan untuk kebutuhan sehari-hari. Anak-anak juga membutuhkan perhatian karena mereka mengalami langsung peristiwa kebakaran ini,” ujar Noor Ain Hussin dari Chili House, pada Sabtu (29/8).

Menurutnya, kehadiran posko tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk menyalurkan bantuan sekaligus mendampingi warga, terutama anak-anak, agar dapat perlahan pulih setelah musibah kebakaran.

Tak hanya menyalurkan pakaian, sembako, dan perlengkapan sekolah, Chili House juga menyiapkan kegiatan trauma healing. Anak-anak diajak kembali bermain, beraktivitas, dan mengikuti berbagai kegiatan pendampingan.

“Kami ingin anak-anak tetap bisa tersenyum dan merasa aman. Setelah mengalami peristiwa seperti ini, tentu ada rasa takut dan trauma. Karena itu, kami ingin hadir dan mendampingi mereka,” katanya.

Selain bantuan kebutuhan sehari-hari dan pendampingan psikososial, Chili House juga memberikan dukungan untuk membantu warga memulai kembali pembangunan rumah mereka.

Salah satu bantuan yang diberikan adalah sumbangan tiang untuk setiap rumah warga yang terbakar.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memulai proses pembangunan kembali setelah kehilangan tempat tinggal dan berbagai harta benda akibat kebakaran.

“Kami berpikir, kalau rumah-rumah ini akan dibangun kembali, tentu mereka membutuhkan bahan dasar untuk memulainya. Karena itu kami berupaya membantu dengan memberikan tiang untuk setiap rumah yang terbakar,” ungkapnya.

Bagi Chili House, bantuan tersebut bukan sekadar penyaluran barang. Ada harapan agar warga Desa Sade dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan mereka.

Pihak Chili House juga membuka ruang bagi masyarakat dan berbagai pihak yang ingin ikut membantu para korban melalui posko yang telah dibuka.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang bisa bersama-sama membantu. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, tentu akan sangat berarti bagi warga yang saat ini sedang mencoba bangkit,” tambahnya.

Musibah kebakaran memang meninggalkan kehilangan yang tidak sedikit bagi warga Desa Sade. Namun, di tengah sisa-sisa bangunan yang hangus, solidaritas mulai berdatangan.

Dari pakaian dan sembako, alat tulis untuk anak-anak, kegiatan trauma healing, hingga bantuan tiang untuk membantu rumah-rumah yang terbakar kembali berdiri, Chili House ingin menjadi bagian dari upaya warga Desa Sade untuk bangkit.

“Kamis ini akan launching penyerahan tiang kepada warga desa Sade. Total anggaran sekitar 115 juta,” ungkapnya.

Sebab setelah api padam, perjuangan sesungguhnya baru dimulai: membangun kembali rumah, memulihkan kehidupan, dan mengembalikan senyum anak-anak yang sempat hilang bersama kobaran api. (Red2)

Share Now

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!